Ingat Perjuangan Dulu


Sebagai anak sekolah yang telah mengikuti UN SMA, tentu sangat antusias dalam memilih universitas mana dan jurusan apa yang nantinya akan ia pilih. Karena jurusan akan menentukan kita menjadi apa nantinya. Ada banyak dari sebagian anak yang memilih jalur karena pilihan orang tuanya dan tidak sedikit pula yang memilih karena keinginannya. Beruntung kalian yang dapat merasakan kuliah di universitas walaupun itu bukan pilihan kalian. Setidaknya, kata beruntung adalah kata yang tepat untuk menggambarkan kesenangan karena kalian bisa merasakan kuliah, sedangkan ada banyak diluar sana yang tidak dapat merasakan bangku kuliah.

Untuk itu, coba dalami jurusan yang sudah kalian miliki sekarang, jika kita melakukannya ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberi jalan untuk kita kedepannya walaupun itu bukan pilihan kita. Nyatanya, ada banyak orang sukses diluaran sana walaupun tadinya jurusan itu tidak sesuai dengan skillnya. Percaya pada apa yang tersuguhkan dihadapan kita, insyaallah itu menjadi yang  terbaik untuk kita. Ataupun kasus mengenai kita ingin jurusan tertentu namu orang tua kurang setuju. Sebenarnya siapa yang kuliah? Kita atau orang tua? Percayalah kepada orang tua, bahwa ia memiliki niatan yang baik terhadap kehidupan anaknya dimasa depan, namun terkadang caranya juga salah.

Salah satu cara menyikapinya adalah dengan berbicara kepada orang tua bahwa itu bukan yang kita mau dan terangkanlah pendapatmu tentang keampuanmu terdapat pada bidang apa, pekerjaan seperti apa yang kamu inginkan nantinya, jika masuk jurusan yang kamu inginkan peluangnya seberapa besar dan lain-lain yang sekiranya dapat mencairkan suasana hati orang tua agar meridhoi jurusan yang akan kita pilih nantinya. Insyaallah hati orang tua akan luluh juga, namun jika sudah masuk kuliah nantinya, jangan bermalas-malasan yang nantinya membuat nilai hancur dan kepercayaan orang tua terhadap kita mulai memudar. Kita tentu tidak mau dicap sebagai orang yang ingkar janji bukan? Dahulu kita memohon agar diperbolehkan masuk jurusan itu, tetapi setelah masuk, kitanya menjadi malas-malasan.

Jangan pernah kecewakan orangtua, karena jika orang tua sudah kecewa kepada kita, untuk kedepannya kita tidak akan atau kurang dipercaya kembali dalam melakukan segala sesuatunya. Untuk itu, dalam perkuliahan, rajinlah seperti awal kalian mati-matian memilih jurusan itu, ingat perjuanganmu untuk memilih jurusan itu, tetapi setelah kalian masuk kalian malah bermalas-malasan yang mengakibatkan nilai kalian turun dan sebagainya. Untuk itu, jika sudah mulai merasa bosan dalam dunia perkuliahan yang dirasa berat karena tugas-tugasnya yang menumpuk, karena itu adalah sebagian kecil dari dunia kuliah yang memang seharusnya dipikul oleh mahasiswa. Untuk itu, jangan mengeluh karena tugas mahasiswa yang berat dan menjadi malas dalam kuliah. Jika  tidak ingin memiliki beban kuliah, ya jangan kuliah. Titik.

Jadi pada intinya, janganlah bermalas-malasan karena kuliah yang dirasa semakin tinggi semester semakin banyak tugas, ingat kepada awal perjuangan kalian yang untuk mendapatkan jurusan tersebut harus melalui berbagai rintangan. Jangan goyah dipertengahan kuliah, karena jika kalian mengerjakannya dengan ikhlas, sesungguhnya orang tua dan Allah pun melihat apa yang kita kerjaan, sehingga akan dipermudah dengan caranya sendiri. Jika ada perasaan ingin berhenti kuliah, ingat kembali pada perjuangan kalian pada awalnya. Itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Takut Beroganisasi

Pendidikan Gotong Royong

Belajar Dari Binatang