Dear, Orang Tua


Setiap kali anak bertindak sesuatu, orang tua selalu mengawasi. Setiap anak melakukan suatu hal, orang tua selalu mengawasi. Setiap anak memilih sesuatu, orang tua selalu mengawasi. Hal tersebut sebenarnya baik, karena apa? Itu artinya orang tua peduli terhadap anaknya dan tidak ingin jika si anak salah mengambil langkah. Jarang terdapat orang tua yang seperti dijelaskan diatas, yang ada malah orang tua yang tidak mau tau apa urusan anak.

Namun wahai orang tua, sekali lagi diingatkan, mengawasi boleh namun jangan terlalu andil dalam pengawasan tersebut. Misalnya dalam memilik pakaian, anak suka model seperti ini namun orang tua tidak. Setidaknya pahami keinginan anak selama pakaian tersebut masih dibilang sopan atau menutup aurat. Contoh lainnya dalam memilih sekolah, orang tua ingin yang dekat dengan rumah namun anak ingin sekolah yang bagus (sekolah yang banyak lulusan baru yang diterima di sekolah favorit setelahnya). Atau dalam memilih jurusan di universitas, anak ingin masuk ilmu politik sedangkan orang tua ia masuk pendidikan. Sekali lagi bagi orang tua, coba mengerti apa keinginan anak. Dengan ia memilih mengapa ia ingin masuk jurusan tersebut, siapa tahu ia telah banyak mempelajari mengenai ilmu politik atau bagaimana prospek kerjanya yang intinya anak telah mengetahui bagaimana ia kedepannya jika ia masuk jurusan tersebut. Tinggal orang tua menyesuaikan keinginan anak dan yang terlebih adalah ridho orang tua terhadap apa yang diinginkan anak. Karena ridho Allah adalah ridho orang tua.

Bagi kalian yang memiliki orang tua dengan tipe diatas, maka harus pintar merayu agar apa yang kalian idam-idamkan dapat tercapai. Namun jika sudah tercapai, maka harus memberikan yang terbaik juga agar tidak membuang sia-sia kesempatan yang telah diberikan orang tua kepada kita. Salam para mahasiswa baru!

Komentar