Malas Berpikir
Maraknya
lulusan baru sekarang ini yang lebih memilih untuk bekerja daripada melanjutkan
sekolah. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor penyebab mengapa
anak-anak zaman sekarang lebih memilih untuk bekerja daripada sekolah. Maraknya
hal tersebut juga mempengaruhi beberapa kondisi yang ada. Diantaranya, dengan
lulus langsung bekerja, maka menutup peluang bagi mereka untuk mendapatkan
pekerjaan yang lebih layak lagi. Seharusnya dengan melanjutkan pendidikannya,
ia akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi jika dibandingkan dengan
lulusan SMA yang hanya dapaat menjadi karyawan
di pabrik. Atau yang lebih parah lagi, jika ia tidak memiliki skill maka pekerjaan yang ia dapat akan
lebih rendah lagi.
Hal
ini seharusnya diperhatikan kembali oleh guru-guru, keluarga dan masyarakat
untuk turut sera membantu anak dalam dunia pendidikannya. apa maksudnya?
Maksudnya adalah bimbing anak dengan baik sejak ia memulai sekolahnya di taman
kanak-kanak hingga sekolah menengah atas, yaitu dengan cara tetap memberikan
bimbingan dan cara mengajar yang mudah dimengerti anak. Karena pemahaman setiap
anak berbeda, maka jangan lelah sebagai guru untuk mengulang kembali materi
yang diajarkan sampai anak bisa menguasainya. Jika pendidikan di Indonesia
dilakukan seperti itu, kemungkinan besar banyak anak yang menyukai belajar dan
berlomba-lomba untuk bersekolah hingga akhirnya ia akan tetap melanjutkan
pendidikannya sampai kepada jenjang yang tertinggi, sampai akhirnya banyak
rakyat Indonesia yang makmur kehidupannya. Karena rata-rata penduduknya cerdas.
Pada
intinya, kita sebagai guru maupun yang nantinya akan menjadi guru, perlu
merubah metode pembelajaran dikelas menjadi menyenangkan kepada anak didik
kelak. Jangan kekang mereka dalam dunia sekolah yang menyeramkan. Maksudnya
jangan buat anak tidak nyaman ketika belajar di sekolah. Karena tujuan anak ke
sekolah adalah untuk belajar, bukannya untuk mendapatkan rasa takut dan
tertekan. Bimbing anak sampai ia bisa menyelesaikan materinya, karena tugas
guru adalah bersama-sama dengan
pemerintah dan masyarrakat untuk mencerdaskan anak bangsa sebagaimana yang
tercantum pada pembukaan undang-undang dasar 1945.
Dengan
teknik belajar yang menyenangkan, anak akan menjadi senang dalam sekolahnya dan
tidak akan kesulitan untuk berpikir nantinya, karena otaknya semakin diasah
oleh sang guru. Untuk itu, jangan lelah menjadi pendidik karena nasib anak
bangsa tergantung pada pendidikan yang diajarkan oleh pendidik. Walaupun
pernyataan tersebut sedikit menakutkan, namun dirasa pas karena terlalu mulia
nya menjadi pendidik, baik dimata negara maupun di mata agama.
Komentar
Posting Komentar