Kesadaran Bela Negara


Pada dasarnya, manusia memiliki kemampuan dan juga pikiran yang membedakannya dari menusia lain dan juga binatang. Manusia dapat dikatakan makhluk yang sempurna karena dalam penciptaannya manusia memiliki fisik yang lengkap, memiliki ruh, pikiran dan juga ditempatkan di bumi. Dimana hanya manusia dan makhluk yang dikehendaki oleh Allah SWT saja yang dapat menempati bumi.

Dengan akal dan pikiran yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia membuat manusia berbeda dari manusia lainnya dan juga mendapatkan posisi yang paling sempurna di sisi Tuhannya. Untuk itu, tergantung pada manusia untuk mengembangkan akal dan pikirannya tersebut. Orang yang mencintai dirinya sendiri dan juga negaranya akan ikut serta dalam pembangunan bela negara. Apa maksudnya? Orang cinta tanah air, apapun yang akan menimpa atau mengancam keberadaan negaranya, ia akan ikut serta dalam pembelaan negaranya.

Contoh besar dalam pelaksanaan bela negara adalah dengan menjadi salah satu aparatur negara dengan menjadi polisi, tentara ataupun masuk keddalam pemerintahan, karena hal tersebut merupakan contoh langsung interaksi warga masyarakat terhadap negaranya. Begitupun contoh kecil dalam pembelaan negara adalah dengan menjadi warga masyarakat yang patuh terhadap huku, mengamalkan pancasila dan tunduk kepada undang-undang yang berlaku. Salah satu caranya adalah hidup sesuai pedoman yang terdapat dalam kelima sila dalam pancasila dan mentaati peraturan yang berlaku di negara Indonesia. Dengan begitu, ia sudah menjadi warga negara yang secara tidak langsung sudah mengikuti bela negara.

Namun pada kenyataannya, masyarakat Indonesia saat ini banyak yang melanggar lalu lintas, tidak buang sampah sembarangan, memaksakan kehendak, tidak peduli terhadap sesama manusia dan keluar dari norma agama. Jika seperti itu, banyak masyarakat yang tidak mengamalkan pancasila dan juga undang-undang dasar, akan terjadi seperti apa bangsa Indonesia kelak? Untuk itu, perlu diberikannya pendidikan bela negara kepada anak sejak dini agar ia cepat menangkap dan mencintai negaranya sendiri. Dengan begitu, guru tidak perlu repot kembali karena melihat anak dimasa dewasa sudah  mengikuti apa yang diajarkan oleh gurunya ketika sekolah dulu. Untuk itu, bagi para orang tua, bantu guru dalam menanamkan pendidikan bela negara kepada anak agar terbiasa di kehidupan kedepannya.

Komentar