Hadiah yang Bermanfaat untuk Anak
Baik
orang tua maupun anak zaman sekarang realitanya suka hal yang bermewah-mewahan
dan identik dengan hedonisme. Apa
kaksudnya? Mereka suka menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak berguna,
contohnya membeli tas mewah untuk dipamerkan di sosial media, membeli pake make
up untuk dipamerkan di sosial media dan merayakan ulang tahun sampai mengundang
DJ atau merayakan party-party yang
ujungnya tidak bermanfaat, malah hanya menghamburkan uang untuk suatu hal yang
tidak bermanfaat. Mengapa demikian? Karena mereka merasa memiliki uang dan
sanggup untuk membeli barang tersebut juga merayakan hal-hal yang menurut
mereka patut dirayakan.
Uang
memanglah dapat membeli segalanya, bahkan dengan uang dapat membeli harga diri.
Hal tersebut sudah biasa di kalangan sekarang ini. Karena tanpa uang, manusia
akan mati. Pernyataan tersebut dirasa pas mengingat maraknya banyak orang rela
melakukan apapun karena uang. Melakukan hal apapun sesuka hati mereka memang
hak mereka, karena jika dipikirkan kembali, itu memang uang mereka dan mereka
bebas mau melakukan hal apapun dengan uang tersebut. Namun, sebagai muslim yang
baik tetutulah harus mengetahui uang yang dikeluarkan untuk hal apa saja.
Karena apa? Karena nantinya akan dipertanggunng jawabkan dihadapan Allah SWT
ketika di akhirat nanti.
Mengkritiki
maraknya pesta-pesta ulang tahun ataupun party yang sering diadakan oleh anak
muda zaman sekarang tentunya sangat disayangkan, karena uang tersebut dapat
dipergunakan untuk hal yang bermanfaat. Orang tua seharusnya jangan terlalu
mengikuti apa keinginan anak, berikanlah anak ulang tahun yang sederhana. Dapat
berupa potong kueh di keluarganya saja, membuat tumpeng, di doakan agar sehat
selalu dan yang paling penting berikanlah anak hadiah yang bermanfaat. Karen
apa? Karena itu akan berguna dalam kkehidupannya sehari-hari, sehingga bukan
hanya menjadi pajangan saja.
Contoh
barang yang bermanfaat adalah yang sesuai dengan umurnya. Jika ia masik di
taman kanak-kanak, maka berikanlah ia buku-buku bergambar, buku cerita baik
nabi maupun cerita lainnya yang dapat mengasah kemampuan bacanya sekaligus
meningkatkan minat baca anak serta memperkenalkan anak dengan nabinya. Anak
umur tersbut sangat pas jika diajarkan tentang cerita-cerita kenabian dan
segala bentuk untuk mengingatkan ia mengenai perjalanan Islam agar selalu
diingatnya sampai dewasa.
Contoh
kedua, jika anak berusia SD maka berikanlah alat-alat sekolah yang mampu
meningkatkan semangatnya untuk tetap bersekolah. Seperti kotak pensil yang
indah, sampul buku yang indah atau tambahan buku paket untuk mengisi soal-soal.
Berikanlah anak buku-buku soal untuk meningkatkan kualitas belajarnya, jika anak
selama enam tahun diberikan buku latihan soal dan tetap dalam pengawasan orang
tua, maka anak tidak perlu untuk di khursus kan dan hal itu juga sekaligus
sebagai latihan pasca UN.
Jika
anak usia SMP dan SMA, maka dapat diberikan kembali buku soal-soal sampai ia
melaksanakan UN. Atau dapat diberikan kalkulator ilmiah begitupun kamus bahasa
Inggris elektrik untuk memudahkannya dalam belajar. Begitupun sampai
seterusnya, jangan terlalu memanjakan anak dengan pesta-pesta yang mewah,
karena itu akan ditiru oleh anak ketika ia memiliki anak kembali nantinya.
Apakah keturunan kita akan terus seperti itu, menghamburkan uang untuk ssuatu
yang tidak terlalu pening sebetulnya? Maka dari itu, jadilah orang tua yang bijak untuk
kedepannya!
Komentar
Posting Komentar