Belajar sambil Pacaran?


Hal yang sering dibicarakan oleh generasi penerus seperti anak muda pada sekarang ini adalah masalah cinta. Dari sejak SD sampai kuliah, hal yang dibicarakan adalah mengenai cinta, tidak ada yang lainnya, mengapa? Lebih penting cinta kah daripada sekolah? Itu biasanya yang menjadi hal yang sangat umum dibicarakan daripada mengenai pelajaran. Karena jika diperhatikan, jika ada sekelompok wanita sedang berkumpul, yang dibicarakan hanya mengenai lelaki, uang dan hal-hal lainnya yang tidak berguna. Padahal perjalanan hidupnya masih panjang dan juga belum di pertengahan jalan ia akan mengalami suatu keputusan yang berat, seperti misalnya putus cinta yang akan berdampak pada kondisi psikisnya lalu ia akan menjadi stress dan pekerjaan sekolahnya tidak selesai dengan tepat. Siapa disini yang disalahkan?

Sebenarnya melakukan suatu hubungan diperbolehkan, namun jika dalam pandangan Islam, pacaran dilarang karena hanya terdapat dua hal yang menjadi arti dalam hubungan suatu perempuan dan laki-laki, yaitu jika tidak menikah berarti ia telah melakukan zinah. Melakukan zinah? Itulah pandangan Islam mengenai penjabaran orang yang berpacaran. Dalam Islam juga, diwajibkan untuk muslim agar menempuh pendidikannya sampai tinggi. Maksudnya, fokuslah untuk meraih pendidikan agar menjadi orang yang bermanfaat di kemudian hari. Jika ia memang sudah tidak bisa menahan hawa nafsunya, diperkenankan ia untuk menikah karena dikhawatirkan ia akan berbuat zinah nantinya.

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa pacaran sama halnya dengan berzinah, untuk kalian yang membaca postingan ini, masih tetapkah kalian melakukan zinah? Jika iya, tidakkah kamu mempercayai Tuhan ada disampingmu? Kamu tetap melakukan sholat, berpuasa, membaca al-qur’an, namun kamu masih tetap berpacaran? Apakah kamu sehat?

Allah sudah mengatur kematian, jodoh dan rezeki yang kamu hanya perlu untuk menunggunya dengan terus berusaha agar Allah memberikan yang terbaik untukmu dikemudian hari. Karena belum tentu pacarmu yang sekarang akan menjadi pasanganmu kelak. Tidakkah kamu merasa kasihan karena kamu statusnya sudah menjadi bekas orang lain. Untuk itulah, jaga diri untuk pasangan kekalmu nanti. Go Hijrah!

Komentar