Bangga Menjadi Mahasiswa PGSD
Setelah
lulus SMA apa yang kalian pikirkan? Pernah terbesit untuk melanjutkan kuliah
atau memilih bekerja saja? Banyak pemikiran yang akhirnya menjadi kebingungan diantara
banyaknya pilihan sehingga banyak yang putus asa. Salah satu konflik yang
terjadi adalah, ingin kuliah di universitas yang kita inginkan, namun halnya
itu tidak terjadi sesuai dengan ekspetasi. Setelah itu bingung karena sudah
ditolak di universitas yang diinginkan, mengikuti banyak tes tetapi tidak juga
diterima. Lalu harus bagaimana?
Sebagai
seorang pelajar, tentu harus memikirkan dari jauh-jauh hari, mau menjadi apa
kita dan lihat kemampuan kita. Untuk itu, bangunlah dan sadarlah agar kita bisa
mengikuti apa yang telah kita rencanakan. Mulai belajar merubah diri yang
tadinya bermalas-malasan, harus diubah menjadi rajin, menggali potensi diri apa
yang dimilikinya dan ikut berorganisasi salah satunya. Dengan kita mulai
membangun diri kita sendiri, segala sesuatunya akan mengikuti sedikit demi
sedikit, tergantung dari tingginya kemauan kita.
Salah
satu contoh adalah menjadi mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Apa yang
dapat dibanggakan menjadi mahasiswa PGSD? Menjadi mahasiswa PGSD artinya kita
belajar mengenai tata cara serta tahapan-tahapan yang nantinya akan berguna
untuk kita mengajar para generasi penerus bangsa ini. Karena pada tahapan anak
SD, yang dapat dikatakan sebagai tingkatan pertama anak dalam melalui proses
pendidikannya adalah di sekolah dasar. Untuk itu, menajadi guru SD merupakan
pekerjaan yang mulia yang baik, karena kita akan mendidik akhlak serta karakter
anak di sekolah dasar.
Mengapa
demikian? Sekolah dasar merupakan tahapan awal yang dibangun untuk melanjutkana
ke jenjang pendidikan SMP, SMA, universitas dan pekerjaan. Untuk itu, moral
serta kelakuan anak benar-benar dibangun dari pendidikannya di sekolah dasar.
Guru yang berhasil mendidik anaknya dengan baik akan menjadikan anak tersebut
baik pula kedepannya. Seperti anak didik yang telah tercapai tujuan pendidikan
dari gurunya, ia akan selalu mengikuti apa yang dikatakan gurunya dahulu, tahu
mana perbuatan yang baik ataupun yang tidak baik sehingga dalam hidupnya ia
menjadi orang yang benar, yang tahu tata tertib serta mengerti akan norma-norma
sosial. Anak didik yang seperti itu merupakan kunci dari pengajaran yang
dilakukan oleh guru SD nya. Lalu bagaimana jika ada banyak anak SD yang masih
melawan gurunya, setelah lulus SD justru kenakalannya semakin menjadi-jadi.
Untuk itu, perlu ditekankan kembali bahwa guru SD bukan hanya mengawasi anak di
lingkungan sekolahnya saja, namun peran keluarga serta masyarakat pun menjadi
faktor penting terhadap tercapainya tujuan pendidikan. Perlu adanya saling
kerja sama antara orang tua dengan guru untuk mengawasi anak agar tidak
terjadinya penyimpangan sosial.
Sebagai
generasi penerus guru SD, tentulah mahasiswa PGSD saat ini sudah disuguhkan
oleh berbagai segi masalah bagaimana sulitnya menjadi guru SD. Untuk itu
diperlukan juga calon tenaga pendidik yang kompeten, yang dapat mengatasi
berbagai masalah sosial yang semakin menjadi desuai dengan tuntutan zaman.
Karena anak SD merupakan tonggak awal mereka merasakan pendidikan setelah TK
(yang isinya masih berupa belajar sambil bermain), untuk itu di SD mereka harus
benar-benar diajarkan tentang akhlak dan norma-norma sosial agar berkelanjutan
dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hidup Mahasiswa Jurusan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar!
PGSD Bersatu,
Cerdaskan Anak Bangsa!
Komentar
Posting Komentar